Isrā’ dan Mi’rāj 05

PENATA RAMBUT PUTRI FIR’AUN Nabi saw., kemudian, mencium aroma wangi. Beliau bertanya, “Wahai Jibrīl, aroma apakah ini?” Jibrīl menjawab, “Ini adalah aroma seorang wanita penata rambut putri Fir’aun dan anak-anaknya.” Ketika wanita penata rambut itu sedang menata...

Isrā’ dan Mi’rāj 04

JIN ‘IFRĪT Saat Nabi saw. melaju di atas Burāq, beliau melihat, tiba-tiba, jin ‘Ifrīt mengejar beliau, seraya membawa seobor api. Setiap kali menoleh (ke belakang), beliau melihatnya. Jibrīl berkata: “Tidakkah kuajarkan saja kepadamu beberapa kalimat yang dapat engkau...

Isrā’ dan Mi’rāj 03

ISRĀ’ Bertolaklah Jibrīl, (Mīkāīl, dan Nabi saw.) dengan Burāq. Jibrīl (berada) di sebelah kanan hewan itu dan Mīkāīl di sebelah kirinya. Menurut Ibn Sa’ad, Jibrīl menjadi pengarah Burāq dan Mīkāīl (menjadi pemegang) tali kekangnya. Mereka melaju hingga tiba di...

Isrā’ dan Mi’rāj 02

BURĀQ Jibrīl, kemudian, menghadirkan seekor Burāq yang berpelana (terbuat dari mutiara) dan bertali kekang (terbuat dari batu yāqūt merah. Di antara kedua mata Burāq itu, terdapat dua baris tulisan: baris pertama “Lā Ilā Illallāh,” dan baris kedua “Muhammad...

Isrā’ dan Mi’rāj 01

PENDAHULUAN   Bismillāhir rahmānir rahīm. Saat Nabi Muhammad saw. berada di Hijir (Isma’īl), Baitullāh, berbaring-miring di antara dua pria, (yaitu Hamzah, pamannya, dan Ja’far Ibn Abī Thālib, anak pamannya), datanglah, tiba-tiba, Jibrīl dan Mīkāīl. Bersama kedua...